Bukit Sempana Terbakar, Puluhan Wisatawan Dievakuasi Saat Api Mendekat ke Area Camping
narasiNTB, Lombok Timur – Kebakaran kembali mengancam kawasan wisata alam di kaki Gunung Rinjani. Kali ini, kobaran api melanda Bukit Sempana, Desa Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (9/6/2026), hingga memaksa petugas mengevakuasi puluhan wisatawan yang sedang berkemah.
Api yang terus membesar menjelang malam membuat aktivitas pendakian dihentikan sementara. Petugas gabungan pun bergerak cepat untuk menghindari kemungkinan terjadinya korban jiwa.
"Kebakaran dilaporkan terjadi pada sore hari dan titik api terus membesar menjelang malam," kata Kepala Seksi Pengamanan Rinjani Timur, Lalu Iskandar.
Situasi menjadi semakin mengkhawatirkan karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari area camping favorit para pendaki. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, jarak titik api dengan lokasi perkemahan hanya sekitar 500 meter.
"Lokasi kebakaran hutan dan lahan tersebut kurang lebih berjarak 500 meter dari lokasi camping yang sering dikunjungi pendaki," ujar Kapolsek Sembalun, Iptu Lalu Subadri.
Sebanyak 25 wisatawan yang berada di atas bukit langsung dievakuasi menuju Pos 1 untuk menghindari risiko terjebak kobaran api maupun paparan asap.
"Petugas sedang melakukan evakuasi terhadap para pengunjung Bukit Sempana sebanyak 25 orang menuju Pos 1 agar aman dan tidak terkena dampak kebakaran," jelasnya.
Hingga malam hari, petugas belum dapat memastikan penyebab kebakaran maupun luas area yang terdampak. Medan yang gelap dan kondisi lokasi yang cukup berisiko membuat upaya pemadaman secara menyeluruh belum bisa dilakukan.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan seluruh wisatawan dalam kondisi aman sebelum penanganan kebakaran dilanjutkan pada pagi hari.
"Kami belum sampai di titik api, jadi belum bisa memastikan sumber kebakaran maupun luas area yang terbakar. Fokus malam ini adalah mengamankan seluruh pengunjung yang berada di atas bukit," kata Iskandar.
Peristiwa ini kembali menjadi alarm bagi kawasan wisata pegunungan di NTB yang setiap musim kemarau menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Belum lama ini, savana di kawasan Gunung Rinjani juga sempat dilanda kebakaran yang menghanguskan puluhan hektare lahan.
Kini, publik menunggu jawaban atas satu pertanyaan penting: apakah kebakaran Bukit Sempana murni akibat faktor alam, atau kembali dipicu kelalaian manusia yang terus berulang setiap musim kemarau? (*)
Comments
Post a Comment